Notification

×


 

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

 


Indeks Berita

🥤 🍗 ❤️

20,000+ ulasan
baru setiap
menitnya

🛵 🍔 🏪

Delivery atau ambil
sendiri di resto

🍜 🍛 🍗 %

Makan apa aja,
promonya ada

🧑‍✈️ 📦

Diantar dengan
aman & cepat

Tag Terpopuler

Pelatihan Sablon di Medan Buka Peluang Usaha Baru, 30 Pemuda Belajar Bisnis Sablon

Kamis, 06 Agustus 2026 | Agustus 06, 2026 WIB

MEDAN – Peluang usaha di Kota Medan terus berkembang, salah satunya melalui pelatihan sablon yang digelar di Aula Kantor Lurah Anggrung, Jalan Dr. Cipto I, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mencetak wirausaha baru di sektor industri kreatif sekaligus memperkuat ekosistem bisnis Medan.

Pelatihan yang dibuka langsung oleh Lurah Anggrung, Ramadhoni Hasibuan, diikuti 30 peserta yang terdiri atas remaja dan pemuda. Selama satu hari penuh, peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung mengenai teknik sablon manual dan digital.

Instruktur bersertifikat BNSP, Azhar, S.Pd.I, menjelaskan bahwa bisnis sablon di Medan masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena kebutuhan pasar terhadap kaos komunitas, seragam, pakaian promosi, hingga produk UMKM terus meningkat.

“Bisnis sablon merupakan usaha yang tidak pernah mati. Permintaan selalu ada karena hampir semua sektor membutuhkan produk sablon. Dengan keterampilan yang tepat, usaha ini dapat menjadi sumber pendapatan keluarga bahkan berkembang menjadi bisnis berskala besar,” ujar Azhar.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibimbing mulai dari pengenalan alat, proses desain, pembuatan film screen (afdruk), teknik penyinaran, pencampuran tinta, hingga praktik menyablon secara langsung. Meski banyak peserta sempat mengalami kegagalan saat proses afdruk, seluruh peserta akhirnya berhasil membuat screen dan menghasilkan cetakan sablon sendiri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang peserta, Rizky, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah kepercayaan diri untuk memulai usaha.

“Saya sangat puas karena akhirnya berhasil membuat screen dan menyablon sendiri. Awalnya saya kira sulit, ternyata setelah dibimbing bisa dilakukan. Ilmu ini ingin saya jadikan modal membuka usaha,” katanya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Anggrung berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik membangun usaha mandiri. Selain menciptakan lapangan kerja baru, keterampilan sablon juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat pertumbuhan UMKM di Kota Medan.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa pengembangan keterampilan berbasis industri kreatif dapat menjadi salah satu solusi untuk membuka peluang usaha di Medan, sekaligus mendorong lahirnya pelaku bisnis sablon di Medan yang lebih kompetitif dan berdaya saing.
×
Berita Terbaru Update